Jumat, 06 Maret 2015

Kreatifitas dalam keterbatasan

Alat tidak bisa membatasi kreatifitas kita. Gak masalah kamu gak punya kamera keren seperti DSLR dan semacamnya, tapi kamu masih bisa berkarya. 

Kamu hanya butuh jeli mengambil angle dan fokus pada foreground dan background yang akan dijepret. Sehingga akan menghasilkan komposisi yang pas, manis! Alat yang canggih memang menunjang hasil gambar, tapi itu bukan segalanya. Contohnya gambar-gambar ini. Saya sangat puas dengan hasil jepretan ini (walau hanya jepretan Blackbarry dengan resolusi rendah). Yuk berkarya...






The Power of Mrenges

Mungkin harimu sedang mbedegel atau awang-awangen. Eh ndilalah ketemunya orang yang very very mangkeli. Apalah jadinya. Dunia serasa matahari yang gelap. Lho kok?? Iya aneh memang, (matahari kok gelap?). Artinya; panas dan engap. Dadamu meledak-ledak seperti gunung Merapi yang ngebet erupsi.  Duar..duar..duar...

Kamis, 05 Maret 2015

Mata Banyu Bening

Ponakanku yang lucu, Mata Banyu Bening...

Tengah ku persiapkan segalanya untuk membuat kau bungah dan berbangga terhadapku, bu likmu. Aku sudah tak sabar untuk dekat-dekat denganmu. Berinteraksi dengan mata, tutur bahasa dan tubuh mungilmu yang asik berlarian kesana kemari.

Selasa, 03 Maret 2015

Senin, 02 Maret 2015

Kendali Diri

Kekuatan kita ada pada kendali diri. Kau mungkin pandai bicara, tapi apa jadinya kalau bicara tak terkendali. Kau mungkin hobi makan, tapi apa jadinya kalau makan tak terkendali. Kau bisa saja suka tidur, tapi apa jadinya kalau tidur tak terkendali. Kau mungkin ingin marah, tapi apa jadinya kalau marah tak terkendali. Kau bermaksud bergurau, tapi apa jadinya kalau bergurau tak terkendali. Kau mencintai seseorang, tapi apa jadinya kalau cinta tak terkendali. Kau membenci seseorang, tapi apa jadinya kalau bencimu tak terkendali. Kau punya kekuasaan, tapi apa jadinya kekuasaan yang tak terkendali... Kendali...kendali...kendali...

3 Maret 2015



Minggu, 01 Maret 2015

Goes To LAWU

Saya hanya ingin merapikan dokumen kembali. Alhamdulillah sekarang sudah punya diary baru, jadi ingin memasang puzzle-puzzle yang berserakan, meski mungkin dokumen lama.

6 Juni 2013 kala itu, On the Lawu Mountain


Mendengar

Didengar adalah keinginan semua orang. Tak pandang rakyat kecil, penguasa besar, anak-anak, orang dewasa, kaya, miskin, semuanya ingin didengar.

Tapi Mendengar itu tak mudah...

Butuh kecerdasan emosional, bahkan kadang intelektual untuk menjadi pendengar yang baik. Pendengar harus paham maksud "suara", mengerti kondisi psikologi sumber "suara", tahu bagaimana harus bersikap, bersabar sampai penyuara tuntas menyampaikan semua yang ingin disampaikannya.

Ketika Anda dipercaya untuk mendengar, berarti Anda dipandang punya kapasitas untuk mendengar...

JKT, Awal bulan Tiga Dua Ribu Lima Belas...