Sabtu, 19 Maret 2016

Menaklukan Diri

Puncak Merbabu
Dalam setiap pertempuran selalu ada ambisi menaklukan. Dan dalam setiap penaklukan, yang paling sulit adalah menaklukan diri sendiri. Selalu ada pemberontakan tak masuk akal tapi dibenarkan oleh ego. Selalu ada seruan untuk membelakangi adab tapi kemudian diperturutkan oleh nafsu. Selalu ada kesempatan berbuat baik tapi kesombongan kita menampik. Selalu ada kesempatan kembali pada jalan-Nya tapi kedunguan kita menjauhkan. Ada apa dengan kita? Mengapa ego sulit ditaklukan, nafsu berontak saat ditundukan. Mengapa kecenderungan kita begitu besar untuk mencelakai diri sendiri?

Jumat, 11 Maret 2016

Jumat, 04 Maret 2016

Menjaga Niat Baik

Menjaga niat baik itu penting. Karena walaupun kita sudah berniat baik seringkali godaan untuk berbelok muncul di tengah jalan. Konsisten dan komitmen dengan apa yang sudah diniatkan adalah bekal mewujudkan niat itu sendiri.

Batavia, 5 Maret 2016

Kamis, 18 Februari 2016

Kunci-kunci Komunikasi [ I ]

[Part I) 
Setiap orang pengennya dimengerti  tapi gagal dalam mengkomunikasikan ingin dan maksudnya. Kegagalan kayak gini seringkali bikin frustasi, tak sedikit pula berujung bunuh diri. Ah tragis sekali kalau makhluk yang diciptakan dengan kepandaian komunikasi ini tidak bisa mendayagunakan kemampuannya. Semua dari kita sebenarnya bisa mengungkapkan isi hati, maksud pikiran dan sejuta-juta ingin. Persoalannya tinggal kita mau jujur atau tidak, mau terbuka atau tidak. Paling enggak, ketika kita jujur, orang yang menerima pesan jadi tau betul apa keinginan kita. Karena minimalnya tahu dulu kan..., adapun keputusan apa yang akan diambil adalah sebuah konsekuensi setelah penerima pesan tau apa maksud dari pemberi pesan.

Rabu, 17 Februari 2016

Pencapaian Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan hanya bisa diserap oleh orang-orang yang mencarinya dengan rendah hati. Karena kesombongan dan ujub akan menjadi penghalang terbesar obyektivitas. Ingat, belajarlah dengan rendah hati! Dengan begitu pikiranmu akan terbuka selebar-lebarnya untuk menerima kebenaran dan segala kemungkinan-kemungkinan yang Tuhan ciptakan (Dwi Setyowati)

Batavia, 17 Februari 2016

Rabu, 06 Januari 2016

Berbedalah

Bercermin di air jernih
tapi wajah kita keruh
bercermin di air keruh 
tapi kita tak punya wajah,

Kita ingin menyelam agar tenggelam
tapi Tuhan mengangkat kita bersenang-senang
betapa Tuhan tetap baik
meski pikiran kita tak jua baik